Nash Equilibrium

Apa Yang Dimaksud Dengan Nash Equilibrium?

Nash Equilibrium adalah keadaan dalam game theory dimana keuntungan yang didapat oleh masing-masing pemain tidak akan bertambah dengan mengubah strategi. Hasil maksimum dalam game theory atau bisnis adalah corporative games. Tetapi bila kerjasama tidak mungkin dilakukan maka strategi alternatif terbaik yang dilakukan adalah dengan segera mungkin mencapai Nash Equilibrium.

Contoh dari Nash Equilibrium dalam dunia usaha adalah bila terdapat dua pedagang ( pedagang A dan B) yang berjualan pada area yang sama dimana jumlah pengunjung yang datang sama dalam setiap arah. Dalam permainan corporative, keuntungan terbaik yang didapat adalah dengan membagi dua area tersebut dan berjualan tepat ditengah area masing-masing. Bila pedagang A melanggar perjanjian dan memindahkan lapaknya ketepi batas area B maka keuntungan A akan bertambah karena luas wilayah yang dijangkau kini bertambah sementara keuntungan B akan berkurang. Strategi terbaik yang dapat dilakukan B adalah dengan memindahkan lapaknya tepat disebelah lapak A. Setelah ini dilakukan maka nash equilibrium telah tercapai karena kini tidak ada hal yang dapat dilakukan oleh A atau B untuk meningkatkan keuntungannya.

Nash Equlibrium ini sering kita temu dalam kehidupan sehari-hari. Seperti diruas jalan tertentu dimana sepanjang jalan tersebut banyak sekali yang menawarkan jasa fotokopi hingga saling bersebelahan baik dikiri dan kanan. Pada akhirnya ini akan menjadikan sebuah sentra dagang atau pusat usaha.

Bagaimana cara keluar dari jebakan Nash Equilibrium ini? Seperti yang diketahui bahwa keadaan ini bukanlah hal yang mendatangkan hasil optimal. Salah satu jalan adalah mengundang intervensi dari pemerintah sebagai pembuat Undang Undang.

Andaikata sebuah perusahaan yang melakukan distrupsi teknologi pada industri transportasi dengan melakukan program promosi besar-besaran atau subsdi terselubung untuk meraih pengguna dan mematikan pemain lama. Kapitalisasi dan suntikan dana yang besar dari investor adalah syarat mutlak disini.

Strategi yang dilakukan perusahaan ini akan meninggalkan gap market yang besar dan mengundang banyak pemain baru untuk masuk dengan melakukan strategi harga yang sama. Akhirnya pangsa pasar yang telah dikuasai akan terkikis dan harga yang didapat semakin murah serta masa balik modal akan semakin panjang. Karena nash equilibrium telah tercapai.

Untuk mengatasi hal ini dan mencegah pemain baru masuk dengan strategi program diskon dan subsidi yang sama, dibutuhkan intervensi Undang-Undang dengan menetapkan harga bawah dan pembatasan pemberian diskon. Penetapan peraturan yang diawasi pemerintah, kini menjadikan permainan berubah kedalam corporative games dan bukan nash equilibrium. Pemain baru yang masuk akan mengalami kesulitan mengembangkan bisnis karena struktur rigid dari industri telah ditata kembali keposisi awal sebelum distrupsi dilakukan dengan inovasi yang stagnan.