Email Marketing: Jenis, Waktu dan Gunanya Dalam Meningkatkan Penjualan

Terdapat banyak jenis email marketing yang harus diketahui beserta tujuan khususnya. Kegagalan atau rendahnya open rate email blast selalu disebabkan oleh mengirim jenis email yang tidak tepat pada segmentasi konsumen yang salah. Karenanya kita harus lebih dulu mengetahui ragam dan perbedaannya

Email blast marketing yang responsive dan dapat dilihat dari ponsel / IDN Times

Terdapat banyak jenis email marketing dan kita akan membahas masing masing fungsi kapan waktu yang tepat mengirimnya untuk meningkatkan penjualan. Setelah mengetahui manfaatnya dan keunggulannya dibandingkan dengan channel marketing yang lain seperti yang bisa dibaca disini dan ditautan ini. Maka sudah saatnya membahas berbagai jenis email marketing sebelum benar benar mengintergrasikannya kedalam marketing plan perusahaan.

Dalam pengalaman kami, cukup banyak yang menentang penggunaan email marketing. Umumnya mereka lebih mendewakan sosial media. Pada salah satu perusahaan teknologi startup yang pernah kami tangani, juga mengatakan bahwa email marketing sangat tidak bermanfaat dan hanya menghabiskan waktu.

Tentu saja kami sangat mengerti pandangan mereka. Hal seperti itu wajar terjadi karena ketidaktahuan bahwa ada berbagai jenis email dalam email marketing dan masing-masing memiliki tujuan yang berbeda. Sebelum melakukan email blast ada baiknya untuk selalu dimulai dengan pertanyaan. Jenis email marketing apa yang harus dikirimkan? Informasi apa yang harus disampaikan? Target pelanggan mana dari mailing list yang harus dikirimkan?

Di bagian ini, kita akan memberikan dasar-dasar dari proses berpikir yang harus dilalui dalam menerapkan program strategi pemasaran lewat email blast. Kita akan mulai dengan menjelaskan jenis email marketing yang akan digunakan, bagaimana mengintegrasikannya ke dalam siklus konsumen, terminologi dasar dan beberapa undang-undang dan peraturan yang perlu ketahui untuk meningkatkan keefektifan dari email blast.

Jadi apakah memang serius ada beragam jenis email marketing? Bukankah mengirim email ke konsumen hanyalah sebuah proses mudah dan gampang yaitu tinggal memasukkan beberapa tulisan promosi dan kemudian menekan kirim? Bukankah semua email yang kita kirimkan bertujuan sama? Tidak!

Jawaban atas semua pertanyaan ini adalah tidak. Email marketing seperti juga sebagian besar channel dalam omni channel marketing sangat berbeda dan dinilai berdasarkan tujuan yang berbeda dan dicapai dengan menggunakan proses yang berbeda.

Pada bagian ini, kita akan melihat hanya empat jenis pemasaran email untuk menyederhanakan proses yang kompleks dari proses marketing untuk menciptakan traction serta meningkatan penjualan.

1. Mendapatkan Konsumen Baru Dan Penjualan

Sejauh ini, ini adalah jenis email yang paling umum dan pertama muncul dalam pikiran kebanyakan orang awan yaitu email yang dirancang untuk menghasilkan penjualan atau alamat email baru secara langsung untuk perusahaan dengan mengonversi konsumen yang belum menjadi pelanggan atau dengan meyakinkan pelanggan yang sudah ada untuk melakukan pembelian tambahan.

Tentu saja pada akhirnya semua email marketing pada dasarnya adalah tentang bagaimana menciptakan pelanggan yang produktif dan menguntungkan untuk meningkatkan penjualan. Tetapi beberapa email format dan strategi melibatkan rute yang lebih langsung untuk mencoba menghasilkan pendapatan atau penjualan. Salah menggunakannya berarti kehilangan daftar pelanggan.

Siapa yang Dikirimi Email Marketing Untuk Meningkatkan Pelanggan dan Penjualan?

Biasanya, segmentasi konsumen dalam mailing list yang dirancang untuk secara langsung menghasilkan penjualan atau mendapatkan pelanggan baru akan dibagi menjadi tiga kelompok besar.

  • Kelompok Pertama adalah daftar pelanggan potensial yang belum pernah mengetahui produk kita sebelumnya. Kita biasanya akan menyewa perusahaan marketing untuk mendapatkan daftar ini. Kita juga akan membahas cara mengembangkan mailing list sendiri.
  • Kelompok Kedua. Mereka mungkin orang-orang yang mendaftar untuk mendapatkan informasi tentang produk dan layanan perusahaan atau mengisi form berlangganan tetapi tidak pernah membeli produk atau layanan.
  • Kelompok Ketiga atau Terakhir. Mereka adalah orang yang pada masa lalu telah menjadi pelanggan atau mengunjungi website responsive perusahaan dan mungkin tertarik untuk membeli serta dapat difollow up.

Konten Seperti Apa Yang Harus Diberikan Pada Mereka?

Konten yang harus dikirimkan untuk akuisisi pelanggan baru atau email yang menghasilkan penjualan akan konten yang akan menginspirasi pengguna sesuai dengan kebutuhannya masing-masing atau membuat mereka mengunjungi website perusahaan yang telah dibuat secara khusus untuk ponsel (seperti ini) sehingga mereka melakukan pembelian.

Konten ini biasanya termasuk berisikan informasi tentang diskon atau penawaran penjualan tetapi bisa juga hanya memberikan informasi tentang produk, layanan, atau situs web perusahaan.

Akuisisi pelanggan dan email yang mampu menghasilkan penjualan adalah tulang punggung untuk mendorong perolehan pendapatan secara langsung dan pengembalian investasi dari email marketing ini. Tetapi jenis email ini paling berhasil jika kita menggabungkannya dengan jenis trik marketing lainnya.

2. Email Untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan dan Brand

Kita semua pasti pernah menerima email dari perusahaan yang produknya pernah kita beli dan dalam email tersebut tidak ada penawaran atau ajakan untuk membeli sesuatu. Kita juga sering menerima ucapan selamat ulang tahun dari sebuah brand dan menawarkan diskon khusus pada hari ulang tahun hanya karena kita pernah membeli atau mengunjungi situs mereka di masa lalu.

Jenis email marketing seperti ini adalah email untuk meningkatkan loyalitas pelanggan atau membangun merek pada akhirnya akan berpengaruh signifkan pada penjualan. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan brand dibenak pelanggan. Konsumen merasa mereka terhubung dan memiliki special relationship dengan perusahaan bukan hanya sekedar brand murahan yang selalu menghubungi kita ketika membutuhkan penjualan. Hal ini akan membuat kita bukan sebagai sapi perah mereka dan sebagai hasilnya, pelanggan tetap setia menggunakan produk. layanan atau berkunjung ke situs web perusahaan daripada pergi ke pesaing kita.

Email ini mungkin tidak menaikan penjualan secara langsung tetapi hubungan yang email marketing tersebut bangun dengan pelanggan kita, brand relationship dan kesadaran yang diciptakan berarti bahwa konsumen kita akan tetap menjadi pelanggan untuk waktu yang lebih lama. Ini berarti telah menaikan LTV dari konsumen dan berarti lebih banyak uang dalam jangka panjang. Lebih cenderung merekomendasikan merek atau perusahaan kepada teman, anggota keluarga atau kolega hingga menciptakan word of mouth.

Siapa Yang Harus Dikirimi Email Untuk Program Brand Loyalty?

Penerima terbaik untuk email marketing tentang kesadaran merek dan loyalitas merek ini adalah pelanggan yang paling aktif atau berhenti membeli produk pada saat biasanaya mereka melakukan pembelian kembali.

Meskipun kita sering kali tergoda untuk mengirim email loyalitas pelanggan dan brand loyalty ini keseluruh database mailing list tetapi email yang menghasilkan open rate rendah atau keluhan spam yang tinggi dapat memengaruhi kemampuan perusahaan untuk mengirimkan email dimasa mendatang karena email kemungkinan besar akan masuk di spam box.

Oleh karena itu, kita harus jeli menargetkan pelanggan dan pengguna yang ingin kita bangun relationshipnya secara berkelanjutan melalui merek dan membangun loyalitas.

Konten Apa Yang Harus Disajikan Pada Brand Loyalty Email?

Jenis yang paling umum dari konten dalam program marketing mix untuk loyalitas pelanggan atau email marketing untuk pembangunan merek adalah konten buletin. Menyediakan konsumen dengan beragam informasi berguna yang menghibur, informatif dan ringan tentang bagaimana hebatnya merek kita yang pada akhirnya akan menyebabkan mereka untuk membangun afinitas dengan merek dan perusahaan kita.

Jenis email marketing ini adalah yang akan meningkatkan opening rate email marketing dan juga menaikan jumlah kunjungan ke website atau channel sosial media kita

Sekilas email marketing untuk loyalitas pelanggan dan email yang membangun merek tidak menghasilkan keuntungan langsung atas investasi maupun peningkatan penjualan. Tetapi email marketing jenis ini adalah salah satu saluran paling langsung untuk membangun hubungan antara merek dan pelanggan Anda. Hubungan itu, dalam jangka panjang dapat membantu mengembangkan bisnis, pendapatan dan basis klien.

3. Email Untuk Mempertahankan Pelanggan

Bila kita telah memiliki basis pelanggan maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita mempertahankan pelanggan? Disinilah peran dari email marketing untuk retensi pelanggan. Email ini adalah email yang memiliki konten dan dikirimkan secara berkala pada mailing list database konsumen yang telah ada untuk memastikan bahwa mereka tetap menjadi pelanggan yang terus datang kembali dan loyal untuk membeli atau mengunjungi situs web secara terus menerus.

Tidak seperti email loyalitas pelanggan atau membangun merek, email retensi pelanggan akan menampilkan produk atau penawaran secara mencolok. Tetapi berbeda dengan email untuk meningkatkan penjualan pada email ini penawaran biasanya akan disesuaikan untuk menarik minat pelanggan tetap yang cenderung kurang boros dalam berbelanja.

Intinya, segmen program email blast ini adalah segmen yang dirancang untuk memaksimalkan pendapatan aktual atau nilai tambah dari pelanggan sebelumnya atau pengunjung situs.

Siapa Penerima Email Blast Untuk Retensi Pelanggan?

Singkatnya, setiap pelanggan yang pernah membuat melakukan pembelian produk dan layanan perusahaan kita atau yang terdaftar pada website atau mailing list database serta memiliki riwayat kunjungan disitus perusahaan harus segera dimasukan kedalam daftar mailing list retensi pelanggan.

Idealnya database mailing list itu harus disegmentasi lebih jauh kedalam jenis dan karakteristik koonsumen beserta cara mempertahankannya. Ciri-ciri pelanggan dan cara melakukan segmentasi ini akan dibahas kemudian.

Misalnya, jika bisnis inti kita adalah bisnis hewan peliharaan. Maka kita harus mengirim email blast retensi pelanggan yang berbeda pada konsumen yang pernah membeli kelinci dengan email marketing kepada pelanggan yang membeli anjing. Cara terbaik mempertahankan pelanggan adalah dengan memberi insentif kepada mereka untuk tetap menjadi pelanggan dengan menempatkan informasi dan penawaran yang bertarget.

Konten Email Blast Marketing Untuk Retensi Pelanggan dan Meningkatkan Penjualan

Karena email retensi pelanggan diciptakan secara khusus serta dirancang seksama untuk memicu pembelian dari pelanggan maka konten email blast untuk iklan rentensi pelanggan hampir selalu berupa penawaran, promosi, diskon, member get member atau hadiah gratis. Disini diperlukan kreativitas untuk membuat konten yang berbeda dengan konten email marketing yang digunakan untuk meningkatkan penjualan.

Tipe konten lain yang dapat digunakan adalah pengumuman yang hanya membuat pelanggan mengetahui produk baru yang mungkin mereka minati sebagai metode lain untuk mempertahankan mereka.

Pelanggan yang paling menguntungkan bagi perusahaan adalah pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah besar secara kuantitas maupun frekuensi. Tetapi tidak ada salahnya untuk mengingatkan mereka yang ingin melakukan pembelian dalam jumlah besar akan mendapatkan diskon khusus.

Memiliki rencana marketing strategis untuk email retensi pelanggan adalah bagian penting.

4. Email Untuk Memenangkan Kembali Konsumen Dari Kompetitor

Dalam dunia bisnis dimana semua pemain bermain secara agresif maka adalah hal yang lumrah bila pelanggan setia kita beralih kepada produk atau layanan yang disediakan oleh kompetitor. Tetapi hal ini bukan berarti akan dibiarkan begitu saja. Karena itulah jenis email marketing ini dibahas pada bagian akhir.

Jenis terakhir dari klasifikasi email blast marketing ini adalah email unutk memenangkan kemabli konsumen yang telah pergi ke kompetitor kita atau lebih dikenal dengan nama win-back customer email.

Ini adalah email yang dirancang secara khusus untuk mengambil kembali hati dan loyalitas pelanggan yang dulunya adalah pelanggan tetapi sekarang sudah meninggalkan kita dan membeli produk, layanan serta berelasi dengan bisnis kompetitor atau pengunjung setia situs mereka.

Email marketing jenis ini sering kali merupakan jenis email dengan open rate atau tingkat respon yang paling rendah dan karenanya harus diminimalkan penggunaannya agar tidak membuat metrik email yang buruk. Seperti yang telah kita dibahas diatas para penentang penggunaan email marketing dalam strategi marketing mix terjadi akibat hal ini, yaitu banyaknya konsumen yang telah beralih kepada kompetitor karena tingkat kepuasan pelanggan yang rendah.

Akan tetapi selalu lebih hemat biaya untuk memenangkan kembali para pelanggan tersebut daripada mendapatkan pelanggan baru. Untuk alasan inilah strategi win back customer harus selalu menjadi bagian dari marketing mix bisnis kita.

Siapa yang Menerima Email Win-Back Customer?

Jawabannya adalah setiap pelanggan yang pernah menjadi pelanggan tetap, pembeli atau pengunjung website ponsel adalah termasuk dalam kategori daftar mailing list marketing email win-back custmer. Terkecuali bila mereka secara spesifik meminta berhenti berlangganan email dari perusahaan kita.

Strategi paling efektif adalah dengan melakukan analisa segmentasi ganda untuk mengelompokkan konsumen dan produk yang pernah dibeli dan jangka waktu terakhir pembelian berdasarkan invoice dan kartu garansi.

Pelanggan yang tidak melakukan pembelian dalam waktu singkat (biasanya tiga bulan atau kurang) akan membutuhkan penawaran atau penjualan yang tidak terlalu agresif dibandingkan pelanggan yang sudah tidak berinteraksi dengan bisnis kita selama beberapa tahun. Dengan memisahkan daftar email pelanggan tidak aktif menurut waktu maka kita dapat membuat lebih banyak lagi segmentasi kampanye email marketing yang efektif.

Apa Isi Konten Dari Email Blast Win-Back Customer?

Konten yang baik untuk jenis email ini haruslah berisikan penawaran yang menarik untuk memberikan insentif kepada pelanggan yang sudah lama tidak berinteraksi dengan bisnis kita agar mereka kembali menjadi pelanggan setia.

Karena itu jenis email blast ini harus menyertakan penawaran, penjualan, hadiah gratis, pengiriman gratis, atau peluang eksklusif yang tidak tersedia untuk masyarakat umum dan sangat menarik untuk tidak digunakan.

Daftar mailing list pelanggan tidak aktif adalah salah satu alat marketing terbaik bagi perusahaan tetapi tingkat respons dan open rate akan selalu agak rendah dari jenis email marketing lain.

Itulah alasan mengapa program email marketing adalah cara yang efektif untuk mencoba memenangkan kembali pelanggan serta meningkatkan penjualan. Biaya pengiriman email ke pelanggan yang sudah tidak aktif sangat rendah yaitu kurang dari seribu rupiah. Bahkan jika tingkat respons dan open rate rendah, laba atas investasi atau ROI akan tetap positif.

Sekarang kita telah membahas tentang jenis pemasaran email yang paling umum digunakan dalam strategi dasar email blast. Kita mungkin ingin mengambil langkah cepat untuk memikirkan tentang bagaimana jenis email ini dapat bekerja sesuai dengan tujuan bisnis atau strategi marketing. Cara yang lebih mudah adalah dengan menyerahkan tata laksana operasional email blast ini kepada konsultan yang telah berpengalaman dalam bidangnya.

Terakhir diperbaharui: 5 September, 2020

Ditinjau oleh: Johan Diharja

Growth Marketing
Digital Marketing
Sales Operasional
Pengembangan Bisnis